Senin, 31 Juli 2017

Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.


Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kembali merazia para Pekerja Seks Komersial (PSK), Jumat (27/7/2017) malam.

Razia dilakukan di dua lokasi, Pasar Baru Ngopak Grati dan Sedarum, Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Hasilnya, delapan PSK berhasil diamankan petugas.

Satu di antaranya, dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS.

AB, satu di antara PSK yang ditangkap, mengaku sudah menjalani pekerjaan di dunia malam tersebut selama enam bulan terakhir.

Selama waktu tersebut, dia memilih mangkal di Ngopak.

Setiap malam, AB mengaku bisa melayani hingga empat pelanggan pria hidung belang. Bahkan terkadang lebih.

"Bayarnya murah kok, Mas. Sekali main cuma Rp 50 ribu," ucapnya.

Meski bayarnya murah meriah, PSK ini menjamin layanan yang diberikan kepada pelanggannya tetap istimewa dan bisa bikin ketagihan.

"Dijamin puas. Main seperti di film juga bisa," katanya mengimbuh.


Dari tarif tersebut, Rp 40 ribu untuk PSK.

Sedangkan Rp 10 ribu diberikan kepada pemilik warung.

"Lumayan bisa menghidupi keluarga. Sekarang kan cari uang sulit," katanya.

Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko mengatakan, razia ini dilakukan dalam rangka operasi pekat dan menerapkan Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang pemberantasan pelacuran.

Pasalnya, meski sudah beberapa kali melakukan razia, ternyata masih banyak pelacuran di Pasuruan.

"Ini wujud komitmen kami selalu merazia prostitusi," katanya kepada Surya.

Lari ke Semak-semak

Petugas butuh tenaga ekstra untuk merazia dua lokasi lokalisasi tersebut.

Sebab, mayoritas PSK yang hendak dirazia melarikan diri.

Bahkan sebagian yang nekat melarikan diri dengan masuk ke semak-semak. Tapi ada juga yang berhasil diamankan.


"Yang kami amankan delapan orang, sisanya melarikan diri. Empat di Ngopak dan empat lainnya di Nguling," kata Yudha, sapaan akrabnya.

Menurut Yudha, dua lokasi yang dirazia ini memang bukan lokasi biasanya.

Untuk Ngopak, para PSK biasa mangkal di warung kopi sambil menunggu pelanggannya.

Sedangkan di Nguling, mereka stand by di gedung kosong menunggu pelanggannya.

"Itulah yang membuat kami sulit merazia mereka," imbuhnya.

Meski demikian, delapan orang PSK yang berhasil ditangkap sekarang sudah diamankan di Mako Satpol PP.

Mereka akan menjalani sidang tindak pidana ringan.

Dalam pemeriksaan sementara, dari delapan PSK tersebut, satu di antaranya ternyata pernah diamankan sebelumnya.

"Ada satu yang sudah pernah terkena razia. Hal itu akan menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhi hukuman. Kami ingin mereka jera dan akan membina mereka," ungkapnya.

Satpol PP juga minta Dinas Kesehatan untuk memeriksa kondisi kesehatan para PSK. Hasilnya, satu di antaranya positif menderita HIV/AIDS.

"Untuk yang menderita HIV/AIDS, kami koordinasikan dengan Dinkes, apakah dikarantina atau diapakan nantinya," ujar dia


SUMBER BACAAN : http://ift.tt/2vljes5

Judul :Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan
Link :Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan

Artikel terkait yang sama:


Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Delapan PSK Ditangkap Satpol PP, Tarifnya Segini dan Ngaku Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan

0 komentar:

Posting Komentar