Minggu, 30 Juli 2017

DIARE

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi DIARE yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi DIARE senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi DIARE ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang DIARE mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.



Definisi
Diare akut adalah buang air besar (defekasi) dengna tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat), kandungan air tinja lebih banyak dari pada biasanya lebih dari 200 gram atau 200 ml/24 jam. Definisi lain yaitu memakai frekuensi, yaitu adalah buang air besar encer lebih dari 3 kali perhari. Buang air besar tersebut dapat/tanpa disertai lendir dan darah.
Penularan diare karena infeksi melalui transmisi fekal oral langsung dari penderita diare atau melalui makan dan minum yang terkontakminasi bakteri pathogen yang berasal dari tinja manusia/hewan atau bahann muntahan penderita dan juga dapat melalui udara atau melalui aktifitas seksual kontak oral-genital atau oral-anal (sudoyo aru,dkk 2009)
Diaare dapat diklasifikasikan berdasarkan : (sudoyo aru,dkk 2009)
a.    Lama waktu diare:
-    Akut    : berlangsung kurang dari 2 minggu
-    Kronik    : berlangsung lebih dari 2 minggu
b.    Mekanisme patofisiologis : osmotik atau sekretorik dll
c.    Berat ringan diare : kecil atau besar
d.    Penyebab infeksi atau tidak : infeksi atau non infeksi
e.    Penyebab organik atau tidak : organik atau fungsional
Kebutuhan rehidrasi oral (CRO) menurut usia untuk 4jam pertama pada anak (djuanda adhi)

Etiologi
1.    Diare akut
Virus : rotavirus, adenovirus, Norwalk virus.
Parasit. Protozoa: Giardia lambdia, entamoeba hystolitica, dll
2.    Diare kronik
Umumnya diare kronik dapat dikelompokan dalam 6 kategori pathogenesis terjadinya
-    Diare osmotic
-    Diare sekretorik
-    Diare karena gangguan motilitas
-    Diare inflamatorik
-    Malabsorbsi
-    Infeksi kronik

Manifestasi klinis
1.    Diare akut
-    Akan hilang pada waktu 72 jam dari onset
-    Onset yang tak terduga dari buang air besar encer, gas-gas dalam perut, rasa tidak enak, nyeri perut
-    Nyeri pada kuaddran kanan bawah disertai keram dan bunyi pada perut
-    Demam
2.    Diare kronik
-    Serangan lebih sering selama 2-3 periode yang lebih panjang
-    Penurunan BB dan nafsu makan
-    Demam indikasi terjadi infeksi
-    Dehidrasi tanda-tandanya hipotensi takikardia, denyut lemah (yuliana, 2009)

Bentuk klinis diare :

Pemeriksaan penunjang
1.    Pemeriksaan tinja
-    Makroskopis dan mikrokopis
-    Ph dan kadar gula dan tinja
-    Biakan dan resistensi fases (colok dubur)
2.    Analisa gas darah apabila didapatkan tanda-tanda gangguan keseimbangan asam basa (pernapasan kusmaul)
3.    Pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin untuk mengetahui faal ginjal
4.    Pemeriksaan elektrolit terutama kadar Na, K, Kalsium dan Pospat

Masalah yang lazim muncul
1.    Gangguan pertukaran gas b.d perubahan membran alveolar-kapiler
2.    Diare b.d proses infeksi, infllamasi diusus
3.    Kekurangan volume cairan b.d kehilangan cairan aktif
4.    Kerusakan integritas kulit b.d ekskresi/BAB sering
5.    Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d penurunan intake makanan
6.    Resiko syok (hipovolemi) b.d kehilangan cairan dan elektrolit
7.    Ansiestas b.d perubahan status kesehatan

Discharge planning
1.    Ajarkan pada orang tua mengenai perawatan anak, pemberian makanan dan minuman (misalnya oralit).
2.    Ajarkan mengenai tanda tanda dehidrasi (ubun-ubun dan mata cekung, turgor kulit tidak elastis, membran mukosa kering) dan segera dibawa kedokter
3.    Jelaskan obat obatan yang diberikan, efeksamping dan kegunaannya
4.    Asupan nutrisi harus diteruskan untuk mencegah atau meminimalkan gangguan gizi yang terjadi
5.    Banyak minum air
6.    Hindari konsumsi minuman bersoda/minuman ringan yang banyak mengandung glukosa karena glukosa/gula dapat menyebabkan air terserap keusus sehingga memperberat kondisi diare
7.    Biasakan cuci tangan seluruh bagian dengan sabun dan air tiap kali sesudah buang air besar atau kecil dan sebelum menyiapkan makanan untuk mencegah penularan diare
8.    Hindari produk susu dan makanan berlemak, tinggi serat atau senangat manis hingga gejala diare membaik

Judul :DIARE
Link :DIARE

Artikel terkait yang sama:


DIARE

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : DIARE

0 komentar:

Posting Komentar