Selasa, 29 Agustus 2017

Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019 yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019 senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019 ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019 mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.

Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019


Mata Lelaki - Presiden Joko Widodo mulai bersiap menghadapi tahun politik menjelang Pemilu Serentak 2019. Agen Bola Terpercaya

Dalam rapat kabinet paripurna, Selasa (30/8/2017), Jokowi mengingatkan kepada para anggota kabinetnya untuk tidak mengeluarkan kebijakan yang mengecewakan rakyat. Agen Casino Terbaik

"Tahun depan, perlu ingatkan kita sudah masuk tahun politik," ujar Jokowi, kepada para menteri Kabinet Kerja. Agen Poker Indonesia Terbesar

"Saya harapkan menteri tidak membuat kebijakan baru yang belum dikonsultasikan kepada publik, pada masyarakat, belum melalui kajian dan perhitungan perhitungan mendalam, sehingga justru bisa membikin hal-hal yang tidak diinginkan masyarakat dan membuat masyarakat kecewa," ujar Jokowi.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai wajar apabila Jokowi sudah menatap Pilpres 2019.

Sebab, secara prinsip pemerintahan Jokowi-JK tinggal berjalan 11 bulan lagi.




"Ini harus hati-hati. Karena Agustus tahun depan sudah pengumuman capres-cawapres," kata Tjahjo usai rapat kabinet.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini berharap, seluruh menteri Kabinet Kerja bisa ikut mensukseskan Jokowi menuju dua periode.

Dia mengharapkan dukungan terutama datang dari menteri-menteri yang berasal dari partai politik pendukung pemerintah.

"Tim setidaknya menyukseskan program program Pak Jokowi, mensukseskan Nawacita, termasuk menyukseskan Pak Jokowi di Pilpres tahun 2019," ujar Tjahjo.

Dukungan serupa diharapkan juga datang dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bahkan, Tjahjo mengusulkan Kalla untuk menjadi ketua tim sukses Jokowi di pilpres 2019.

"Kalau saya pribadi, kalau bisa Pak JK ketua timsesnya. Saya pribadi lho ya. Bukan mengunci Pak JK (agar tak maju lagi), tidak," kata dia.

Tjahjo mengatakan, apabila JK memang berniat untuk maju kembali mendampingi Jokowi, maka hal tersebut akan dibahas oleh partai koalisi.


Namun, ia mengatakan, semua parpol koalisi pemerintah saat ini mengincar posisi untuk jadi cawapres Jokowi.

Jokowi yang merupakan kader PDI-P saat ini juga didukung oleh Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKB, PAN, dan PPP.

"Mohon maaf, semua partai pendukung itu kan bargaining-nya bagaimana bisa dapat wapres. Kan wapresnya hanya satu, tapi pendukungnya banyak, rebutan di situ," kata dia.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan bahwa Kabinet Kerja solid menjelang tahun politik.

Oleh karena itu, ia optimistis dapat melalui tahun politik 2018 dan 2019 dengan baik.

"Kalau melihat soliditas kabinet sekarang, kerjasama yang sudah berjalan relatif baik, mudah-mudahan tahun politik ke depan tidak menjadi hiruk pikuk yang berlebihan," ujar Pramono.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menilai wajar apabila Jokowi mengingatkan para menterinya untuk tidak mengecewakan rakyat.

Sebab, peluang petahana untuk terpilih kembali pada periode kedua akan sangat tergantung dengan penilaian rakyat terhadap kinerjanya.

Apabila pemerintahan Jokowi dinilai sukses, maka kans untuk terpilih kembali akan semakin besar.

"Waktu kan makin pendek menjelang 2019. Yang penting bagi presiden meningkatkan kinerjanya dalam sisa waktu dua tahun ini," kata dia.

#Sumber

Judul :Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019
Link :Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019

Artikel terkait yang sama:


Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Jokowi Bersiap Hadapi Pilpres 2019

0 komentar:

Posting Komentar