terhindar dari gangguan setan pada saat dilahirkan. Apa sajakah itu?
1. Diadzani Pada Telinga Kanan dan Diiqamatkan Pada Telinga Kiri Sang Bayi
Langkah pertama untuk mengantisipasi godaan setan ketika bayi baru lahir adalah dengan mengazankannya di telinga kanan dan di-iqomatkan pada telinga kiri. Pasalnya setan akan lari terbirit-birit setiap kali mendengar suara azan.
Sebagaimana riwayat hadits bahwa, “Apabila panggilan shalat (Adzan ) dikumandangkan, maka setan akan lari sabil terkentut-kentut hingga ia tidak medengar adzan lagi. (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Dibacakan Surah Al-Ikhlas Pada Kedua Telinganya
Dalam kitab Al Adzkar Al Nawawiyyah, Imam Muhyiddin Abi Zakaria Yahya menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membacakan surah Al-Ikhals pada telinga bayi yang baru dilahirkan
3. Mendoakan Bayi yang Baru Lahir
Dalam penjelasan sebelumnya disebutkan bahwa semua bayi yang dilahirkan akan disentuh oleh setan terkeculai Maryam dan putranya. Hal ini dikarenakan saat Maryam lahir, ayahnya Imran memohon doa kepada Allah SWT yang diabadikan dalam surah Ali Imran ayat 36.
Doa tersebut ternyata dikabulkan oleh Allah SWT, dan bahkan keturunan Maryam yaitu Nabi Isa AS tidak berani disentuh oleh setan. Oleh sebab itulah, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk membaca doa ini agar bayinya terhindar dari godaan setan.
Doa ini berbunyi, Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai Dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.” (QS. Ali Imran: 36)
4. Doa Keselamatan dan Perlindungan Untuk Anak
Selain dengan membaca doa diatas, juga dianjurkan untuk membaca doa keselamatan dan perlindungan anak berikut ini. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa doa ini berbunyi, “Ya Allah, kumohon perlindungan kepada-Mu untuk anak ini dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan dan kesusahan, dan dari pandangan mata yang menyakitkan.” (HR. Bukhari).
Semoga si buah hati tak menjadi sasaran telak setan yang ingin menyesatkannya, dan Allah SWT senantiasa melindungi bayi dan juga keluarga dari segala keburukan baik yang nampak maupun tidak. Sehingga si bayi tumbuh menjadi pribadi yang baik dan mampu membanggakan kedua orang tuanya di hadapan Allah SWT dan juga keluarga.
0 komentar:
Posting Komentar