Selasa, 05 September 2017

Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.

Warna Merah Putih seperti warna bendera negara kita Indonesia, ternyata juga melekat erat dengan atribut Rasulullah. Seperti yang diriwayatkan oleh Jabir bin Samurah yang berkata:





"Saya ketika itu melihat Nabi berpakaian merah. Kemudian saya membandingkannya dengan melihat bulan. Ternyata dalam pengamatan saya, beliau lebih indah daripada bulan." (HR. Abu Ya'la dan Al-Baihaqi)

Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya


Dan juga yang diriwayatkan oleh Ibnu Qudamah yang berkata, "Pakaian yang paling utama adalah pakaian yang berwarna putih karena Nabi bersabda, Sebaik-baik pakaian kalian adalah yang berwarna putih. Gunakanlah sebagai pakaian kalian dan kain kafan kalian." (al Mughni, 3/229)

Bahkan Rasulullah juga pernah bersabda seperti yang dijelaskan oleh Imam Muslim, "Allah menunjukkan kepadaku bumi. Aku ditunjukkan pula Timur dan Baratnya. Allah menganugerahkan kepadaku warna yang indah. Yaitu Al Ahmar Wal Abyadh (Merah dan Putih)." (Al Fitan Jilid X hal. 340)

Dan atas dasar inilah para Ulama yang notabene adalah motor utama perintis kemerdekaan bangsa ini sejak abad ke-7 M mulai mengembangkan bendera merah putih menjadi bendera umat Islam yang merupakan komponen mayoritas bangsa Indonesia.
Mereka juga mulai membudayakan warna merah dan putih sebagai lambang penyambutan kelahiran bayi dan tahun baru Islam dengan bubur merah putih. Dan dilazimkan pula pada saat membangun rumah agar dikibarkan bendera Merah Putih di bubungan atap rumah yang sedang dibangun. (Api Sejarah, karya Prof.Ahmad Mansur Suryanegara )

Warna Merah dan Putih sebenarnya juga sangat erat dengan unsur kehidupan manusia dan lingkungan tempatnya hidup. Unsur darah dalam tubuh manusia juga terdiri dari dua unsur utama, sel darah merah dan sel darah putih.

Secara Geologi, warna merah dan putih juga mewakili 2 unsur alami di bumi, yaitu yang terpanas berwarna merah (lava/isi perut bumi dan gunung) dan yang terdingin adalah salju yang berwarna putih.

Secara optik, Merah adalah warna dengan frekuensi cahaya paling rendah yang masih mampu ditangkap oleh mata manusia dengan panjang gelombang 630-760 nm. Di sisi lain, bila seluruh warna dasar digabung dengan porsi dan intensitas yang sama, maka akan terbentuk warna Putih yang merupakan warna dasar.

Cahaya Merah juga merupakan cahaya yang pertama diserap oleh air laut, sehingga banyak ikan dan invertebrata kelautan yang berwarna Merah. Di sisi lain, riak gelombang air laut selalu terlihat berwarna Putih.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa warna Merah Putih itu merupakan simbolisasi dari laut itu sendiri. Tak heran, jika Indonesia yang merupakan negara maritim/negara kepulauan memilih untuk memiliki bendera Merah Putih.

Melihat berbagai fakta dan realita tersebut, maka kita dapat mengetahui bahwa ternyata bangsa ini bukan hanya besar secara jumlah penduduk dan potensi sumber daya alamnya saja, namun juga besar secara cita-cita filosofisnya.

Hal ini dibuktikan salah satunya dengan pemilihan warna benderanya yang merupakan "warna bendera Rasulullah" (mengutip pernyataan Prof. Ahmad Mansur Suryanegara) yang mengandung nilai-nilai filosofi yang tinggi.

Baca Juga: Kamu Harus Tahu, Ternyata Ini Alasan Sukarno Memilih Tanggal 17 Sebagai hari Kemerdekaan

Dan kewajiban kita sebagai anak bangsa selanjutnya adalah meneruskan estafet perjuangan dan mewujudkan cita-cita mulia para "leluhur" perintis bangsa ini. Dengan semangat Merah Putih tentunya.


loading...

Judul :Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya
Link :Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya

Artikel terkait yang sama:


Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Subhanallah, Ternyata Bendera Merah Putih Terinspirasi dari Rasulullah, Ini Haditsnya

0 komentar:

Posting Komentar