Minggu, 24 September 2017

Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.

Sahabat, Tugas utama seorang istri ialah taat dan memenuhi kewajibannya kepada seorang suami. Mematuhi segala perintah baiknya, menjauh segala larangannya. Melayani semua kebutuhannya, baik kebutuhan biologisnya ataupun kebutuhannya dalam sehari-hari. Seperti halnya, menyiapkan makanan, mencuci pakaiannya dan menenangkannya saat dalam keadaan ringkih.


Dan tanggung jawab baru akan muncul saat ia sudah dikaruniai seorang anak oleh Allah SWT. Perannya akan lebih berat dari sebelumnya, sebab ia telah menjadi seorang ibu, dia harus bisa membagi waktu untuk selalu bijak dalam mengurus keduanya.
Maka pantas saja jika beberapa istri kadang selalu berkeluh kesah dalam mengurus rumah tangganya, sebab mengurus rumah tangga memang bukan perkara mudah. Butuh tanggung jawab ekstra agar semua kewajibannya dapat terpenuhi sesuai dengan porsinya.
Bersabarlah Letih Dan Lelahmu Adalah Ladang Pahalamu
Bersabarlah wahai para muslimah yang sudah mempunyai dua peran ini dalam hidupmu, jadikanlah lelah dan letihmu sebagai ladang pahala. Karena dengan terus bersabar itulah Allah akan selalu limpahkan rahmat-Nya kepadamu. Maka jangan sesekali kamu mengeluh atau bersedih hati hanya karena lelahmu terkadang membuatmu jenuh. Sebab disaat itulah Allah tengah membangun kebahagiaanmu disurga.
Muliamu Tercipta Saat Dirimu Mampu Bersifat QONA’AH Dalam Menjalankan Tugas-TugasmuKarena kemuliaanmu tercipta saat dirimu mampu bersifat qona’ah dalam menjalankan tugas-tugasmu sebagai seorang istri ataupun seorang ibu bagi anak-anakmu. Berlapang dadalah saat yang kamu lakukan terkadang tak sesuai dengan apa yang kamu harapkan, sebab memang tak ada pekerjaan rumah tangga indah tanpa dilalui perjuangan dan usaha terlebih dahulu.
Derajatmu Akan Allah Tinggikan Ketika Kamu Mampu Meninggikan Allah Dalam Setiap Lelahmu
Allah akan meninggikan derajatmu, saat dirimu mampu meninggikan Allah dalam setiap lelahmu. Allah akan memberimu hadiah sebuah derajat yang mulia saat kamu merujukkan semua yang kamu alami dalam hidup hanya kepada Allah. Jadikanlah kesibukanmu dalam memenuhi kewajibanmu dalam mengurus tangga sebagai bentuk ibadah kepada Allah, agar tercipta hati yang ikhlas dalam melakukannya.
Ubahlah Kata Lelahmu Menjadi LILLAH, Agar Ketenangan Selalu Menyandingmu
Mulai sekarang ubahlah kata lelahmu menjadi lillah, sebab saat kamu meniatinya karena Allah saat melakukan kewajibanmu dalam mengurus suami dan anak-anakmu, Allah akan menghadirkan ketenangan dalam hatimu. Sehingga lelah dan letihmu takkan kamu rasakan lagi, sebab bahagia yang didapat dari ketenangan itu membuat semuanya terasa mudah untukmu.
Tidak Usah Mengeluh Kepada Selain Allah Agar Surga Menjadi Pengobat Lelahmu
Maka jangan mengeluhkan rasa lelah dan letihmu kepada selain Allah, sebab kebanyakan para istri merasa kurang puas jika tak menceritakannya terlebih dahulu kepada manusia. Padahal yang paling memuaskan adalah ketika kita mengadukannya kepada Allah didalam sujud panjang kita, karena saat kita hanya mengahdirkan Allah dalam keluh kesah kita, Allah akan sediakan kita pahala surganya.
Semoga bermanfaat.

Judul :Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga
Link :Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga

Artikel terkait yang sama:


Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Wahai Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga

0 komentar:

Posting Komentar