Kamis, 19 Oktober 2017

Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo

LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membantah pernyataan dari Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, yang mengatakan ada yang mengaku-aku bangun bandara.

"Tidak mungkin Pemprov Lampung lepas tangan. Karena ini komitmen mendukung Bandara Radin Inten II menuju bandara internasional. Pemprov Lampung mengucurkan dana ini karena Bandara Radin Inten II merupakan wajah Lampung," kata Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, dalam keterangannya diterima Kamis.

Menurut Gubernur Ridho, dana bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung tersebut dikucurkan sejak 2014 untuk pekerjaan perencanaan Rp3,2 miliar, pekerjaan fisik Rp102,7 miliar dan pembebasan lahan Rp274,3 miliar.

Melalui APBD 2014-2015, Pemprov mengucurkan dana total Rp3,2 miliar untuk studi perencanaan pengadaan lahan. Kemudian detail engineering design (DED) sisi darat tahap II, DED perpanjangan dan pelebaran landar pacu, AMDAL, studi rute domestik/internasional, dan pengembangan rute perintis.

Berdasarkan data Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Lampung, sejak 2014 Gubernur-Wakil Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri menguncurkan dana Rp408,15 miliar.

Selain itu, pada APBD 2014-2015 juga dikucurkan Rp102,7 miliar untuk land clearing, pengadaan tanah untuk perpanjangan landas pacu tahap I dan tahap II. "Kita juga akan membebaskan tanah seluas 28,26 hektare di 2018, sehingga total luas Bandara Radin Inten II menjadi 198 hektare," kata Gubernur Ridho.

Dukungan Pemprov Lampung tersebut, menurut Kepala Bandara Radin Inten II, Asep Kosasih Samapta, menjadikan Bandara Radin Inten II kini naik status menjadi bandara kelas I. Prestasi moncer juga diraih dengan menyabet status sebagai sebagai Bandara Percontohan Nasional 2017.

Penetapan Bandara Percontohan Nasional itu ditetapkan di Malang, Jawa Timur, pada 5 Oktober 2017. Pengumumannya disampaikan di Bandung, Jawa Barat, pada 29 September 2017. Bandara Radin Inten II terpilih dari 300 bandara di bawah pengelolaan Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Lampung, khususnya Gubernur Lampung Bapak Muhammad Ridho Ficardo yang sejak awal terus mengawal renovasi total bandara, mengalokasikan dana, dan menghibahkan aset untuk perluasan bandara," kata Asep Kosasih Samapta.

Penilaian tersebut berlangsung sejak Juni 2017. Pada tahap akhir penilaian, ada dua bandara yang dipilih yakni Bandara Radin Inten II dan Bandara Kalimaru, Berau, Kalimantan Timur. Penilaian, antara lain meliputi pelayanan, keamanan, dan kepegawaian. Hasilnya, juri memilih Bandara Radin Inten II sebagai Bandara Percontohan Nasional 2017.

Peningkatan pelayanan Bandara Radin Inten II, menurut Adi Susanto, penumpang yang rutin terbang dari dan ke Lampung, jauh meningkat. Adi yang juga Sekretaris Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Lampung itu, mengatakan Bandara Radin Inten II bahkan lebih bagus dari Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung. "Pengambilan bagasi perlu diperluas. Lainnya, lebih bagus dari dulu," ujar Adi Susanto. (*)

Judul :Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar
Link :Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar

Artikel terkait yang sama:


Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pemprov Lampung Bangun Bandara Radin Inten II Alokasikan Rp408,15 Miliar

0 komentar:

Posting Komentar