Jumat, 27 Oktober 2017

Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.


JAMBI, LAMPUNGUPDATE.COM - Program gerakan pakan mandiri bagi kelompok tani budidaya perikanan di Provinsi Jambi dinilai mampu menekan biaya produksi hasil perikanan, sehingga program tersebut akan terus digulirkan.

"Terus digulirkan karena di berbagai daerah penggunaan pakan mandiri mampu menekan biaya produksi dari semula di atas 70 persen saat ini mampu ditekan hingga level di bawah 50 persen," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya pada Kementerian Kelautan dan Perikananan (KKP), Slamet Soebjakto, di Jambi, Jumat.

Slamet Soebjakto menyebut, melalui pogram gerakan pakan ikan mandiri itu petani pembudidaya perikanan mampu meraup nilai tambah pendapatan pada kisaran Rp2.000-Rp3000 per kilogram.

Karenanya, menurut Slamet, KKP terus mendorong pengembangan pakan mandiri di sentral-sentral produksi. Program strategis KKP tersebut memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha budidaya perikanan khususnya skala kecil.

"Saya pastikan, jika nanti biaya produksi dapat ditekan dan nilai tambahnya meningkat, maka secara otomatis usaha budidaya perikanan akan bergairah. Kita akan tangkap peluang pasar patin ini secara optimal, tentunya dengan memperhatikan jaminan mutu dan keamanan pangannya," kata Slamet menjelaskan.

Dalam rangkaian reses Anggota Komisi IV DPR RI di Desa Pudak, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Kamis kemarin, juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan langsung kepada pembudidaya untuk mendukung kegiatan usaha budidaya.

Bantuan yang diberikan tersebut, terdiri dari mesin pembuat pakan sebanyak dua unit, benih ikan sebanyak 4,6 juta ekor, pakan mandiri sebanyak lima ton, kemudian bantuan sarana prasarana budidaya sebanyak 12 paket dan dukungan bantuan pengembangan minapadi seluas 10 hektare.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo mengapresiasi atas dukungan program perikanan budidaya, khususnya program gerakan pakan mandiri yang dinilainya berhasil dan bermanfaat bagi para pembudidaya ikan skala kecil.

Selama ini menurutnya, masalah pakan menjadi paling krusial yang harus dicarikan solusinya agar usaha budidaya bisa menghasilkan nilai tambah yang besar.

Ia menegaskan, DPR terus berupaya agar ke depan anggaran untuk program ini bisa ditambah, sehingga dapat menyentuh semua masyarakat pembudidaya ikan.

"Komisi IV mengapresiasi upaya KKP yang konsisten mendorong program pakan mandiri. Kami saat ini sangat mendukung upaya KKP untuk lebih fokus menggarap potensi perikanan budidaya," kata Edhy Prawobo yang juga politi Partai Gerindra itu.

Selain itu, Salah pembudidaya ikan patin di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muarojambi, Timan mengaku penggunaan pakan mandiri sangat membantu untuk menekan biaya produksi budidaya, sehingga pendapatan bertambah.

"Saat ini budidaya patin telah menggunakan pakan mandiri hingga mencapai 60 persen. Dengan respon pakan mandiri yang baik, kami meyakini masyarakat kedepannya akan mulai beralih menggunakan pakan mandiri," kata Timan

Secara nasional data produksi patin dalam kurun waktu lima tahun terakhir menunjukan tren positif dengan rata-rata kenaikan mencapai 4,28 persen. Tahun 2016 (data sementara) tercatat produksi patin nasional mencapai 392.918 ton.

Dari angka tersebut Provinsi Jambi memberikan sumbangsih sebesar 6 persen terhadap produksi patin nasional. Tahun 2016 produksi patin Propinsi Jambi tercatat sebesar 21.617 ton. (*)

Judul :Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan
Link :Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan

Artikel terkait yang sama:


Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Program Gerakan Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi Perikanan

0 komentar:

Posting Komentar