Sabtu, 07 Oktober 2017

Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.

Segala penjuru di dunia, umat Islam melaksanakan ibadah Shalat dengan menghadap kiblat yaitu ke Ka’bah atau Baitullah. Bangunan Ka’bah terletak di Masjidil Haram di Arab Saudi. Setiap harinya ribuan orang mengelilingi untuk menunaikan Ibadah baik Umrah dan pada saat musim ibadah Haji.



Tidak banyak orang yang mengetahui  bahwa di alama semesta ini ka’bah ada dua. In diketahui berdasarkan ayat Al Qur’an dan juga Hadits. Selain dibangun di Makkah Al Muqarramah sebagai kiblat penduduk dunia, Ka’bah juga ada untuk penduduk langit sebagai arah kiblat.

Ka’bah tersebut bernama Baitul Makmur dan ada di langit ke tujuh. Seperti di Dunia, Ka’bah di langit ke tujuh di kelilingi oleh para Malaikat untuk melakukan tawaf. Dalam hadits Rasulullah SAW,Ka’bah di langit posisinya sama dengan Ka’bah di dunia (sejajar).

Rasulullah SAW melihat langsung Baitul Makmur pada saat melaksanakan Isra Mijra untuk menerima perintah Ibadah Shalat dari Allah SWT. Pada saat itu, di Langit ketujuh, Nabi Muhammad disambut oleh Malaikat, dan Rasulullah SAW melihat Baitul Makmur yang dikelilingi para Malaikat. Hal ini disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam Hadits yang artinya :

“Lalu aku melihat Baitul Makmur. Akupun bertanya kepada Jibril. “Ini adalah Baitul Makmur, setiap hari, tempat ini dikunjungi 70.000 Malaikat untuk melakukan shalat di sana. Setelah mereka kaluar, mereka tidak akan kembali lagi ke tempat ini.” (HR. Bukhari 3207 & Muslim 162).



Di dalam Al-Qur’an Baitul Makmur juga disebutkan dalam Firman Allah SWT:

 وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ() وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ () وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ
“Dan demi Baitul Ma’mur, dan atap yang ditinggikan (langit), dan laut yang di dalam tanahnya ada api,” (QS. At-Tur : 4-6).

Pada awalnya Baitul Makmur bermula ketika Allah SWT hendak menciptakan Khalifah di muka Bumi. Namun pada saat itu keputusan Allah SWT dipertanyakan oleh para Malaikat. Hal ini ada terdapat dalam Firman Allah:
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi’. Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’.” (QS. Al-Baqarah : 30)

Ternyata jawaban Allah membuat malaikat merasa berdosa.  Kemudian untuk menebus segala dosa-dosanya, golongan malaikat ini berthowaf (berkeliling) Arsy sebanyak 7 kali. Allah kemudian memerintahkan kepada para malikat itu untuk turun ke bumi dan membangun sebuah Baitullah (Ka’bah). Tujuannya agar jika Adam (manusia) berbuat dosa, dapat diampuni dengan berthowaf mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali.

Pada zaman Nabi Nuh banjir besar melanda, Allah mengangkat Baitullah ke atas langit. Di sisi Ka’bah terdapat sebuah menara dengan tingginya selama 500 tahun perjalanan.

Bila tiba hari Jum’at, Malaikat Jibril naik ke atas menara kemudian mengumandangkan azan, khutbah jum’at disampaikan oleh Malaikat Israfil, Imamnya ileh Malaikat Mikail, dan Makmumnya  seluruh Malaikat di Baitul Makmur tersebut.

Bangunan  ini memiliki kedudukan yang sangat mulia, maka nama ini tidak boleh digunakan untuk menamakan satu rumah, atau tempat, atau bangunan apapun. Sebagaimana kita tidak boleh memberi nama tempat di sekitar kita dengan nama Ka’bah atau Baitul Haram, atau nama-nama lainnya yang diagungkan. Karena termasuk bentuk pennghinaan dan agar tidak dianggap menyerupakan.

Bangunan ini sangat mulia kedudukannya, jangan sama sekali menamakan suatu tempat atau bangunan dengan nama yang sama persis. Selama ini tidak pernah ada yang menamakan tempat, bangunan dengan nama Ka’bah, Baitullah, atau nama-nama yang sangat agung.

Demikianlah sahabat renunganislam.com penjelasan tentang Ka’bah ada dua di alam semesta ini. Bila ada yang kurang mohon ditambahkan atau dikoreksi jika ada yang salah. Allah SWT Maha Mengetahui Segalanya di Alam Semesta. Wallahualam

Judul :Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an
Link :Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an

Artikel terkait yang sama:


Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ternyata Ada 2 Ka’bah di Alam Semesta Ini, Berikut Penjelasan Al-Qur’an

0 komentar:

Posting Komentar