Kamis, 23 November 2017

Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik

Hai Sabat - Tafsir Mimpii apa ada bertanya-tanya tentang mimpi anda, terkadnag saat kita mengalami yang namanya mimpi kita menjadi penasaran apa yang terjadi dikemudian hari. Apalagi mimpi yang anda alami sedikit menyeramkan dan mungkin penuh dengan misteri. Nah untuk menjawab itu semua ada yang menamakanya dengan tafsir mimpi ada juga yang menamakanya dengan primbon mimpi. Namun dalam portal ini untuk mempermudah dalam tata bahasa yang mudah dipahaminya kami menulisnya dengan kata arti mimpi yang enak digengar dan bisa dipahami semua kalangan. Bicara mengenai arti mimpi apakah anda pernah mengalami mimpi Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik yang mingkin ada akan bertanya-tanya.apa ya artinya. Tapi bagi sebagian orang yang tidak menghiraukan akan mimpi mereka cuma mengaggapnya sebagai bunga tidur semata. Tanpa pedulu dengan rasa ingin tahu yang dikandungnya.

Tafsir Mimpi Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik senarnnya banyak mengandung arti didalamnya dalam ilmu Kejawen atau budaya kuno tradisi lama banyak yang menceritakan akan kandungan arti mimpi tersebut. Sebut saja Primbon mimpi jawa atau zodiak mimpi pasti kamu akan mudah untuk menemukanya.Mimpi Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik ini biasanya pernah dialami oleh sebagian orang dan mungkin bisa dikatakan pasti anda sudah pernah mengalaminya karena mimpi ini sifatnya umum. Dan maksudnya pun jelas hanya ingin menyatakan atau meberikan firast kabar mimpi dengan sang yang bermimpi. Atau sekedar mengingatkan kita.

Oke saja tanpa basi-basi dan panjang lebar tentang Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik mari kita simak penjelasanya berikut ini, semoga dengan penjelasan singkat ini kita bisa dengan mudah untuk memahaminya. Tanpa adanya maksud dan tujuan apa-apa. Yang jelas kepercayaan akan kami kembalikan sepenuhnya pada pembaca arti mimpi yang budiman. Terlepas akan kebenaranya dan kerpercayaan anda menyikapi hal ini.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Daya saing Provinsi Lampung berdasarkan kajian lembaga Internasional Asia Competitiveness Institute (ACI), Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore (NUS), terus meningkat. Dari tahun-tahun sebelumnya peringkat 16 menjadi 14, saat ini di penghujung tahun 2017 kembali naik menjadi peringkat ke-11 dari seluruh provinsi se-Indonesia.

Mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Taufik Hidayat, Sekretaris Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, menjelaskan bahwa secara umum dari kajian tersebut, ACI melihat empat indikator yang dipakai, yakni stabilitas, ekonomi makro, kualitas hidup, dan infrastruktur. Selain itu, kondisi fiskal, bisnis, tenaga kerja, pemerintah, dan institusi publik, ditambah penilaian untuk 12 subsektor dan 103 indikator.

Dari perincian empat indikator tersebut, untuk penilaian atau kajian pemerintahan dan institusi publik, mengartikan tata kelola pemerintahan di Lampung yang semakin baik. Hal ini juga berpengaruh untuk kabupaten/kota yang lain, yang menandakan bahwasanya tata kelola pemerintah mulai berjalan sama.

"Pak Gubernur M Ridho Ficardo, sempat menyampaikan dan memberikan aspirasi kepada seluruh kepala daerah se-Lampung, tata kelola pemerintahan yang baik agar tetap terjalin ke depannya," jelas Elvira, di Bandarlampung, Kamis.

Terkait dengan kondisi finansial, bisnis, dan tenaga kerja, dari kajian ACI menandakan, tingkat pengangguran di Provinsi Lampung meski fluktuasi selalu dibawah rata-rata Nasional.

Dan dari sisi bisnis, bisa dilihat bersama secara kasat mata, pertumbuhannya cukup cepat dan pesat, seperti pertumbuhan tingkat pembangunan dan hunian hotel, wisatawan, hingga keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). "Ini menandakan bahwa potensi bisnis di Lampung terus berjalan naik," tukas Elvira.

Untuk stabilitas ekonomi makro, Provinsi Lampung juga memiliki poin pertumbuhan ekonomi yang dari tahun ke tahun juga selalu di atas rata-rata Nasional. "Dari data yang ada mulai tahun 2012 hingga 2016, Lampung tidak pernah dibawah rata-rata, meskipun hasilnya tidak terlalu jauh yang hanya selisih koma," katanya.

Lanjut Elvira, khusus pada indikator kajian kualitas hidup dan infrastruktur, jika dibandingkan dengan 3 indikator yang lain memang posisinya lebih rendah. Kendati demikian, penilaian indikator ini pun turut menunjukkan hasil positif, yang bila di tahun 2016 Lampung berada di posisi ke-23, saat ini naik ke posisi 20.

"Artinya dari kondisi yang memang kita ketahui sebelumnya, seperti infrastruktur jalan yang rusak sekarang membaik menjadi 70 persen dengan program jalan mantap, ditambah keberadaan Bandara Radin Inten II dan JTTS, yang menyebabkan peningkatan peringkat," ungkapnya.

Dengan demikian, adanya kajian dari ACI yang memotret 33 provinsi se-Indonesia, bisa menjadi informasi awal bagi investor yang akan berinvestasi di daerah-daerah. Dan Provinsi Lampung sudah berada pada level tempat berinvestasi yang baik.

Untuk diketahui, Asia Competitiveness Institute (ACI) National University of Singapore (NUS) mengundang Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo berbicara pada konferensi tahunan bertema 'Pembangunan Infrastruktur Untuk Daya Saing Ekonomi' di Kampus NUS, Singapura, 24 November 2017.

Gubernur Ridho, merupakan satu dari enam gubernur dari Indonesia yang mendapat kesempatan terhormat berbicara di depan utusan dari berbagai negara itu.

Menurut Co-Director ACI, Tan Khee Giap, Gubernur Ridho diberi kesempatan karena prestasinya mampu meningkatkan daya saing Provinsi Lampung dari semula di posisi 25 menjadi 14 hingga 11 Nasional. Peningkatan itu berdasarkan kajian lembaga Lee Kuan Yew School of Public Policy NUS tersebut. Akomodasi kedatangan Ridho ke Singapura sepenuhnya menjadi tanggungjawab NUS

"Kami mengundang dan memberi kesempatan kepada Anda untuk menyampaikan sambutan sekitar 10 menit tentang potensi dan hasil pembangunan di provinsi Anda, sebelum pemaparan materi dari enam wilayah yang kami undang," kata Tan Khee Giap, dalam surat yang ditujukan kepada Gubernur Ridho.

Selain Gubernur Ridho, NUS juga mengundang Gubernur Jawa Timur Soekarwo, yang dinilai berhasil mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Kami yakin kegiatan ini makin bermakna dengan kehadiran kedua Gubernur tersebut dalam berbagi pengalaman atas kesuksesannya sebagai pembuat kebijakan," kata Tan Khee Giap.

Atas undangan tersebut, Gubernur Ridho menyatakan siap memenuhinya dan memaparkan potensi dan keunggulan Lampung. "Ini kesempatan langka, karena NUS sebagai universitas terbaik ke-13 di dunia tentu memiliki kriteria mengundang pembicara. Saya akan memanfaatkan kesempatan ini memperkenalkan Lampung," kata Gubernur.

Sebelumnya, pada 16 Mei 2017, perwakilan ACI, berkunjung ke Pemprov Lampung dan memaparkan daya saing Lampung yang naik dari posisi dari posisi 14 nasional dari sebelumnya di rangking ke-25. Peningkatan itu menempatkan Lampung di level tengah daya saing dan tertinggi ketiga di Sumatera setelah Kepulauan Riau. (*)

Judul :Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik
Link :Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik

Artikel terkait yang sama:


Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kajian ACI: Lampung Berada pada Level Tempat Berinvestasi yang Baik

0 komentar:

Posting Komentar